Allianz Arena Yang Berkilau
Travelling, Sports, Sciences and Technology
Tau dong Allianz Arena? Kandangnya Bayern Muenchen, TSV 1860 Muenchen dan sesekali Tim Nasional Jerman. yang berkapasitas 66.000 penonton Pastinya tau juga kan keindahan Allianz Arena yang akan berwarna warni ketika malam tiba brgantung pada siapa yang bermain malam itu.
Sedikit cerita tentang Allianz, didesain oleh arsitek Herzon and de Meuron yang sekarang juga bertanggung jawab atas desain Stadion Olimpiade Beijing, arena ini seketika menjadi populer karena menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia 2006 lalu. Penonton hanya berdiri kurang lebih 7 meter dari garis pinggir lapangan.
Yang paling sensasional adalah atapnya yang bila dilihat dari dalam justru sebenernya menghalangi sebagian pandangan penonton ke arah langit. Mungkin juga sebagai pelindung dari cahaya matahari. Desainernya mencoba untuk mendekati bentuk seperti Colesseum Roma dan Globe Theatre-nya Shakspeare. Warna kilau Allianz bergantung pada siapa yang bermain malam itu. Dia akan berwarna merah untuk Bayern Muenchen, biru muda jika TSV 1860 Muenchen, dan putih untuk Tim Nasional Jerman.
Mengapa dan bahan apa yang digunakan sehingga Allianz bisa be-mimikri demikian indahnya?
Atap stadion memiliki keliling spanjang 800 meter yang tercover suatu bahan seperti kulit plastik yang menyerupai bentuk bantal berjumlah 2784 buah. Setiap skin ini terdiri atas 8 buah lampu. Skin itu terbuat dari material yang bernama ethylene-tetrafluoroethylene (ETFE) dan hanya memiliki ketebalan o,2 mm saja!!! Skin ini diproduksi oleh perusahaan lokal di daerah Bayern yaitu Convertex. Meskipun lokal, tentunya teknologi tinggi sebagaimana standar Jerman. Berikut saya tampilkan glowing-nya Allianz Arena:
Yeah, sooo beautiful…….
kakahelmy @ May 3, 2008

















wah, keren juga ya allianz arena,suatu hari kalo emang jodoh mau gua sambangin ah, smoga kalo sempet nanti. oh ya, thanks for visiting my blog. all the best and good luck for your stay in germany friend..
bte,home sick is totally normal, it will fade away once you travel all around europe, heheheh..and of course after you finished traveling, the same strange and awkward feeling started to come to the surface all over again, heheeheh..
iya nih, nunggu saat buat travel all around europe. Nanti kalo ke paris saya mampir ya…?